Minggu, 29 Maret 2009

LAHIRNYA PRAMUKA

Gerakan ini dimulai pada tahun 1907 ketika Robert Baden-Powell, seorang letnan jendral angkatan bersenjata Britania raya, dan William Alexander Smith, pendiri Boy's Brigade, mengadakan perkemahan kepanduan pertama di kepulauan Brownsea, Inggris.

Ide untuk mengadakan gerakan tersebut muncul ketika Baden-Powell dan pasukannya berjuang mempertahankan kota Mafeking, Afrika Selatan, dari serangan tentara Boer. Ketika itu, pasukannya kalah besar dibandingkan tentara Boer. Untuk mengakalinya, sekelompok pemuda dibentuk dan dilatih untuk menjadi tentara sukarela. Tugas utama mereka adalah membantu militer mempertahankan kota. Mereka mendapatkan tugas-tugas yang ringan tapi penting; misalnya mengantarkan pesan yang diberikan Baden-Powell ke seluruh anggota militer di kota tersebut.

Pekerjaan itu dapat mereka selesaikan dengan baik sehingga pasukan Baden-Powell dapat mempertahankan kota Mafeking selama beberapa bulan. Sebagai penghargaan atas keberhasilan yang mereka dapatkan, setiap anggota tentara sukarela tersebut diberi sebuah lencana. Gambar dari lencana ini kemudian digunakan sebagai logo dari gerakan Pramuka internasional.

Keberhasilan Baden-Powell mempertahankan kota Mafeking membuatnya dianggap menjadi pahlawan. Dia kemudian menulis sebuah buku yang berjudul Aids to Scouting (ditulis tahun 1899), dan menjadi buku terlaris saat itu.

Pada tahun 1906, Ernest Thompson Seton mengirimkan Baden-Powell sebuah buku karyanya yang berjudul The Birchbark Roll of the Woodcraft Indians. Seton, seorang keturunan Inggris-Kanada yang tinggal di Amerika Serikat, sering mengadakan pertemuan dengan Baden-Powell dan menyusun rencana tentang suatu gerakan pemuda.

Pertemuannya dengan Seton tersebut mendorongnya untuk menulis kembali bukunya, Aids to Scouting, dengan versi baru yang diberi judul Boy's Patrols. Buku tersebut dimaksudkan sebagai buku petunjuk kepanduan bagi para pemuda ketika itu. Kemudian, untuk menguji ide-idenya, dia mengadakan sebuah perkemahan untuk 21 pemuda dari berbagai lapisan masyarakat selama seminggu penuh, dimulai pada tanggal 1 Agustus, di kepulauan Brownsea, Inggris. Metode organisasinya (sekarang dikenal dengan sistem patroli atau patrol system dalam bahasa Inggris) menjadi kunci dari pelatihan kepanduan yang dilakukannya. Sistem ini mengharuskan para pemuda untuk membentuk beberapa kelompok kecil, kemudian menunjuk salah satu diantara mereka untuk menjadi ketua kelompok tersebut.

Setelah bukunya diterbitkan dan perkemahan yang dilakukannya berjalan dengan sukses, Baden-Powell pergi untuk sebuah tur yang direncanakan oleh Arthur Pearson untuk mempromosikan pemikirannya ke seluruh Inggris. Dari pemikirannya tersebut, dibuatlah sebuah buku berjudul Scouting fo Boys, yang saat ini dikenal sebagai buku panduan kepramukaan (Boy Scout Handbook) edisi pertama.

Saat itu Baden-powell mengharapkan bukunya dapat memberikan ide baru untuk beberapa oraganisasi pemuda yang telah ada. Tapi yang terjadi, beberapa pemuda malah membentuk sebuah organisasi baru dan meminta Baden-Powell menjadi pembimbing mereka. Ia pun setuju dan mulai mendorong mereka untuk belajar dan berlatih serta mengembangkan organisasi yang mereka dirikan tersebut.

Seiring dengan bertambahnya jumlah anggota, Baden-Powell semakin kesulitan membimbing mereka; Ia membutuhkan asisten untuk membantunya. Oleh karena itu, ia merencanakan untuk membentuk sebuah pusat pelatihan kepemimpinan bagi orang dewasa (Adult Leadership Training Center). Pada tahun 1919, sebuah taman di dekat London dibeli sebagai lokasi pelatihan tersebut. Ia pun menulis buku baru yang berjudul Aids to Scoutmastership dan beberapa buku lainnya yang kemudian ia kumpulkan dan disatukan dalam buku berjudul Roverinng to Success for Rover Scouts pada tahun 1922.

permainan pramuka

Permainan

Perkenalan Rahasia
Peralatan : Kain yang lebar (sprei)
Jumlah pemain : semua pemain masuk dalam regu
Waktu : 10 menit
Tujuan : Saling mengenal nama
Peserta dibagi dalam 2 kelompok. Kedua regu saling berhadap-hadapan. Tetapi diantara kedua regu itu dibentangkan kain yang lebar, sehingga kedua regu tidak dapat saling melihat. Permainannya ialah : setiap regu menentukan wakilnya untuk menebak wakil kelompok lain tetapi juga ditebak. Wakil kedua kelompok berlutut berhadapan. Agar supaya lebih seru para pemain ini boleh saling memperlihatkan kaki atau sepatu. Pemimpin menghitung sampai 3 dan pada hitungan ketiga itu kain diturunkan tiba-tiba. Kedua wakil itu harus adu cepat untuk menebak siapa wakil lawannya.Wakil regu yang cepat menebak dengan tepat, mendapatkan angka untuk regunya.

AM.Patty

Mencari Dengan Diam
Peralatan : Perangko
Jumlah pemain : berapa saja
Waktu : bervariasi, tergantung jumlah pemain dan kemampuan mengobservasi
Tujuan : - Melatih kemampuan mengobservasi
- Memupuk inisiatif
Sebuah perangko ditempel di suatu tempat dalam ruangan pertemuan sebelum para peserta datang/tiba. Instruksinya : Tiap peserta harus mencari perangko tersebut dan bila mereka telah melihatnya, mereka harus duduk diam dan tidak boleh berkata apa pun. Akan sangat lucu memperhatikan peserta-peserta terakhir. Dan tentu saja peserta yang paling akhir duduk adalah yang kalah. (permainan ini dapat juga dimainkan di luar ruangan).

Permainan Mengenali Teman
Peralatan : Kertas kosong, alat tulis untuk tiap peserta
Jumlah Pemain : Berapa saja
Waktu : 10-12 menit
Tujuan : - Saling mengenal secara lebih mendalam
- Berani Mengungkapkan diri
- Melatih kecerdasan
Pemimpin membagikan kertas kosong kepada semua peserta. Seluruh peserta lalu menulis data pribadi mereka (nama lengkap, data keluarga, status, sekolah/pekerjaan, hobi, alamat, dan sebagainya). Setelah itu kertas yang sudah terisi dikembalikan kepada pemimpin. Lalu pemimpin memberikan lagi secara acak kepada peserta. Pemimpin memberikan waktu 2-3 menit kepada para peserta untuk menghafal data pribadi kawannya itu. Kemudian pemimpin menunjuk kepada salah seorang peserta dan bertanya kepadanya tentang data pribadi yang ia terima. Peserta harus mampu menjawab pertanyaan pemimpin. Sementara itu yang memiliki data pribadi harus memperhatikan benar/tidaknya jawabannya.

AM. Patty.

Petani dan Pencuri
Peralatan : Karet gelang atau tali, kantong kacang, atau potongan kain, atau agar kelihatan sungguhan, sebuah apel.
Jumlah pemain : bebas
Waktu : 8-10 menit
Tujuan : - Melatih kecepatan
- Unsur hiburan

Anak-anak membentuk lingkaran dan seorang anak, yang jadi pencuri disuruh keluar ruangan. Selagi ia diluar, seorang anak ditunjuk sebagai petani. Sebuah benda ditaruh di tengah lingkaran. Pencuri tadi datang dan berjalan diluar lingkaran. Ia boleh memasuki lingkaran dari mana saja dan mencuri benda itu. Petani harus menangkapnya pada saat pencuri menyentuh benda tersebut. Pencuri itu harus lari keluar dari lingkaran lewat jalan masuk tadi dan ia selamat bila ia dapat keluar tanpa tertangkap. Bila ia tidak tertangkap, maka petani itu harus jadi pencuri dan dipilh petani baru.

AM.Patty

Rebut dan Rampas
Peralatan : Tongkat atau sapu lidi untuk tiap anak
Jumlah pemain : bebas
Waktu : 10 menit
Tujuan : - Melatih kecekatan
- Melatih kesetiakawanan
- Unsur hiburan
Semua anak membentuk lingkaran dengan jarak kira-kira 1 meter.. Semakin ahli, jaraknya dapat semakin jauh. Tiap anak memegang tongkatnya hingga berdiri tegak di lantai. Bila ada perintah “ya” tiap anak harus melepaskan tongkatnya dan cepat-cepat menangkap tongkat teman di sebelah kanannya. Bila tongkat itu sudah keburu jatuh, maka ia dikeluarkan. Permainan ini sangat menyenangkan dan dapat bervariasi. Jarak anatr anak dapat diperbesar bila anak-anak sudah mampu, perintah dapat berupa “kiri” atau “kanan”. Bila ingin permainan lebil lama, maka setelah jatuh 3 kali baru dikeluarkan.

Dalam Kolam
Peralatan : Sebatang kapur
Jumlah pemain : bebas
Waktu : biasanya 10-15 menit
Tujuan : - Melatih kecepatan/refleks
- Sebagai unsure hiburan
Anak-anak berdiri membentuk lingkaran dan di depan mereka digambar garis dengan kapur. Tiap anak harus menyentuh garis tersebut. Bila ada perintah “diair”, maka tiap orang melompat dengan kedua kakinya bersama-sama, masuk ke garis lingkaran. Bila perintahnya “didarat”, maka tiap anak melompat mundur. Perintah yang diberikan harus bervariasi, “diair, didarat, diair, diair”. Satu atau dua orang anak akan melompat dan jelas mereka akan dikeluarkan. Permainan ini cukup popular dan menyenangkan.

AM.Patty

Menggambar Wajah
Tujuan :
a. Membantu peserta untuk memandang langsung ke dalam mata pasangannya, saling mengenal cirri-ciri wajahnya, dengan harapan hal ini bisa membantu peserta untuk saling terbuka dan tidak lagi kikuk dengan yang lainnya.
b. Melatih peserta satu cara sederhana tentang menggambar dan menghilangkan perasaan peserta bahwa mereka tidak mampu menggambar.

Langkah-langkah :
a. Dengan sehelai kertas setiap pasangan saling berhadapan dan mulai menggambar wajah pasangannya. Bisa mulai dari mana saja tetapi tidak boleh melihat kertas sama sekali.
b. Gerakkan tangan mengikuti arah gerak pandangannya yang menelusuri garis wajah pasangannya.
c. Setelah selesai menggambar, masing-masing pasangan bergantian mewawancarai pasangannya, mengenai nama, tempat tinggal, pekerjaan, umur, keluarga dan sebagainya. Waktunya cukup 5 menit saja untuk setiap peserta.
d. Kemudian setiap pasangan tampil di depan kelompok memperkenalkan pasangannya dengan cara menunjukkan gambar pasangannya sambil menyebutkan :”Nama saya…(nama pasangannya), tempat tinggal….dan seterusnya.

Estafet Kelereng :Tujuan :

  1. Kerja sama tim.
  2. Membagi tugas habis ( Manajemen )
  3. Mengatur diri kapan bertindak dan memberikan kesempatan.
  4. Mengatur trategi bermain secara bersama sama.

Alat :

  1. Bambu yang terbelah 2 ( ukuran panjang 50 cm, diameter bebas ) bisa juga pakai pelepah pohon pisang. Jumlah bambu sesuai dengan jumlah anggota regu yang akan bermain )
  2. 1 buah kelereng.
  3. 1 buah gelas plastik.

Pelaksanaan :

  1. Tiap anggota regu memegang 1 buah bambu belah, 1 orang lainnya memegang gelas.
  2. Tetapkan jarak tempuh dalam estafet ( 10 – 15 meter )/ semakin jauh jaraknya semakin memiliki kesulitan tertinggi.
  3. Seluruh peserta berupaya mengatur gerak kelereng melalui bambu belah secara estafet hingga sampai ke tempat tujuan yang ditentukan.
  4. Finish terakhir adalah memasukan kelereng kedalam gelas plastik.

Peraturan :

  1. Saat kelereng meluncur/ bergulir tidak boleh tersentuh jari tangan.
  2. Kelereng bergerak/ bergulir hanya melalui satu jalur yakni bambu tersebut.
  3. Apabila kelereng jatuh, permainan diulang sekali lagi . ( Boleh diberikan kesempatan lebih dari 1 kali )
  4. Diupayakan ada rival/ lawan regu lainnya. Yang tercepat memasukkan kelereng dalam gelas itulah pemenangnya.

ALL STAND UP

Teaching point :

1. Memahami pentingnya fungsi orang lain dalam kesuksesan kerja regu.

2. Memecah kebekuan (ice breaking) dengan saling bersentuhan fisik.

3. Memahami bahwa kekurangan anggota regu (terlalu gemuk atau terlalu kecil) bukan merupakan kendala untuk kinerja regu.

4. Perencanaan strategis.

Lama permainan : 20 – 40 menit

Perlengkapan : Peluit

Instruksi :

1. Kegiatan di mulai dengan sepasang anggota regu duduk bertolak belakang di tanah dengan melipatkan kedua kaki ke arah dada. Kemudian mereka diminta untuk berdiri bersama dengan cara saling menekan punggung, tangan tidak usah berpegangan.

2. Setelah sukses dengan cara yang pertama, sepasang peserta diminta duduk berhadapan, ujung kaki diletakkan saling bersentuhan dengan kaki masing-masing pasangan. Kemudian kedua tangan peserta saling berpegangan antar pasangan. Untuk berdiri peserta diminta menarik pegangan tangan.

3. Setelah sukses dengan cara kedua, jumlah anggota ditambah dari dua jadi empat, enam, delapan dan seterusnya.

4. Mereka dipersilakan mengatur strategi agar sama-sama bisa berdiri serempak.

Debriefing :

1. Teaching point yang dirasakan.

2. Faktor penunjang keberhasilan.

3. Perasaan setelah berhasil.

4. Implikasi terhadap regu.

Estafet Air. :
Tujuan :
1. Kerja sama tim.
2. Mengatur cara kerja yang efektif.
3. Pembagian tugas/ menempatkan personil dengan tepat.
4. Kekompakan antar anggota dan seluruh anggota regu.

Alat :
1. 1 buah ember berisi air secukupnya.
2. 1 buah gelas yang bagian bawahnya telah berlubang kecil.
3. 1 buah botol plastik

Pelaksanaan :
1. Peserta duduk dengan posisi berbanjar.
2. Peserta paling depan bertugas mengambil air dan yang paling belakang bertugas menuangkannya dalam botol.
3. Gelas yang berisi air diberikan secara estafet kepada rekannya yang dibelakang melalui atas kepala.

Peraturan :
1. Lubang Gelas hanya boleh ditutup dengan jari tangannya saja.
2. Menggunakan batas waktu tertentu.
3. Botol yang berisi air terbanyak dengan batas waktu tertentu itulah pemenangnya.
4. Dapat menggunakan rival/ lawan bermain dengan regu lain.

Rantai Nama
Tujuan
Permainan ini dimaksudkan bagi kelompok yang belum saling kenal nama masing-masing, agar lebih akrab, serta memberi pengalaman tampil di depan forum.
Langkah-langkah :
a. Peserta besama pemandu berdiri di dalam lingkaran
b. Pemandu menjelaskan aturan permainan sebagai berikut :
Salah seorang menyebutkan namanya dengan suara keras agar terdengar oleh setiap peserta, kemudian peserta yang berdiri di sebelahnya (kiri atau kanan) menyebutkan nama peserta pertama tadi ditambah dengan namanya sendiri. Peserta ketiga menyebutkan nama peserta pertama dan kedua ditambah dengan namanya sendiri, begitu seterusnya sampai selesai.
c. Proses ini diulangi lagi dengan arah berlawanan, dimulai dari peserta yang terakhir menyebutkan rantai nama tersebut.
Variasi
Buat lingkaran, setiap peserta secara bergiliran menyebutkan nama panggilan, umur, tempat asal, pekerjaan, lalu peserta yang lain menirukan, begitu seterusnya sampai selesai satu putaran.
Putaran kedua, semua peserta mengulangi lagi secara bersama-sama data pribadi tersebut, dengan urutan seperti semula.

kumpulan puisi anak MTs Wasilatul Huda

Sahabat

Sahabat sejati adalah menemani di saat suka maupun duka

Tanpa seorang sahabat mustahil kita dapat menyelesaikan masalah

Kita dapat berbagi cerita, pengalaman, masalah pun curhat

Meski terkadang marah-marahan soal masalah sepele

Tapi kita sama-sama menyadari untuk baikan

Kita berbagi untuk sahabat

Kita bisa jika bersama

Dia membawa damai dan bahagiakan jiwa

Tuk semua manusia

Hanya sahabat sejatilah

Yang bisa memberi tanpan harus menerima

Takkan pernah sirna

Bagai karang di samudra kan abadi selamanya

Seperti itulah adanya sahabat

Makanya cintailah sahabat sejati

"Teman-teman, jangan pernah remehkan seorang sahabat"

Karya : Four Savage Girl

Kelas : IX B

Teman & Air Mata

Air mata adalah teman sejatiku

Yang selalu menemani hari-hariku

Tiada detik terlewatkan tanpa bersedih hati

Aku butuh teman untuk bicara

Mulut ini tak pernah terbuka

Walau untuk bicara dan bercanda

Terlebih tersenyum dan tawa

Air mata takkan pernah kering

Hatiku letih meratapi nasib ini

Sekujur tubuhku pun amat lelah

Dan tak berdaya

Aku butuh teman

Untuk berbagi lemonteanya hidup

Teman yang slalu menghiburku di saat aku bersedih

Mau ikut tertawa saat aku gembira

Siap mendengarkan semua keluh kesahku

Aku tidak minta kesempurnaan

Tepi berilah aku teman

Hanyalah seorang teman yang selalu ada

Di saat aku membutuhkannya

Karya : Suernaf

Kelas : VIII SMPN Ngasem

Malam yang sepi

Malam ini ku melamun sendiri

Oh, malam yang indah

Aku memandang bulan dan bintang

Aku selalu berharap

Bulan sapalah aku

Bintang hiburlah

Langit biru selimutilah aku

Dengan sejuknya embunmu

Bulan aku ingin menyentuhmu

Bintang aku ingin menggenggammu

Malam ini hatiku bimbang

Ada duka lara dan ada bahagia

Bulan aku ingin berbagi denganmu

Namun dengan sekejap awan menyelimutimu

Aku resah

Aku gelisah

Tiada lagi yang menemaniku

Dan mimpiku sampai di situ

Sekarang ku sapa

Selamat pagi mentari

Jilbab adalah ....

Hari ini aku berangkat lebih awal, karena hari ini aku piket kebersihan kelas. Sekolah masih sepi, dan baru beberapa anak yang datang. Sama sepertiku, mereka yang datang lebih awal adalah anak-anak yang lagi piket. Oya ada satu lagi alasan bagi mereka yang berangkat lebih awal, yaitu menanti contekan buat ngerjain Pe Er, yang ia hianati tadi malam.
Sejengkal demi jengkal ruangan kelas aku bersihkan. Dan ku buang di tempat sampah. Annadhofatu minal iman selalu ditanamkan oleh guru-guruku di sekolah ini, sekolah MTs Wasilatul Huda yang ku cintai apa adanya. Sekolah yang memberikanku sahabat sejati, yang bernama Nabila. Aku dan dia begitu dekat. Salah satu bebatuan yang ada di pegunungan Lawu telah terukir nama "Farida n Nabila". Tulisan itu kami tulis sewaktu liburan semester pertama lalu, saat kami piknik kesana.
Sampah tak menumpuk di tempatnya. Nabila pun datang dan mau masuk kelas. aduh!!!!! Braakkk!!! Pasti deh si Nabila, pura-pura gak sengaja nendang tempat sampah itu. Tumpah deh… tanpa menunggu lebih lama lagi, ku kejar dia, buat njewer telinganya. Dan seperti biasa, dia lari sambil cekikikan. Dan terkadang aku sampai lupa belum membersihkan sampah yang berserakan itu. Dan kena omelan, haduh.
Hari ini jam pertama adalah matematika. Anehnya ku lihat Nabila si hidung kucing itu kok tenang-tenang aja. Apa dia sudah mengerjakan? Ah, mana mungkin dia mengerjakan PR tanpa tanya padaku. Biasanya kan gitu. Atau mungkin dia tidak tau kalau tidak ada PR? Ah biarin aja deh. Sengaja tak ku beri tahu dia, biar kapok, kena hukuman dari bu Isti. Asyiiiiiiiik, hehe.
Bel berbunyi dan Bu isti masuk ke dalam ruangan. Setelah mengucapkan salam, beliau langsung meminta PR kita dikumpulkan. Dan saat semua teman mengumpulkan, ku lihat Si Nabila tetap tenang, dan bahkan mengeluarkan bukunya juga?
"Mangnya kamu ngerjain PR juga Bil?
"Iya dong, aku kan anak manis, hehe," jawab Nabila sambil cengar-cengir sok kemanisan. Tapi senang juga melihat dia jadi rajin gini. Tapi angin mana ya yang sudah merubah sahabatku itu?
Saat istirahat ku ajak dia ke kantin. Seperti biasa di sana sudah ada Novan, Jeki dan Roni. Tapi tak seperti biasanya, kali ini Nabila tak lagi suka bercanda dengan mereka. Bahkan saat Novan duduk di sampingnya untuk menggoda-goda dia, dia langsung mengambil tempat duduk yang lain. Dan Nabila membentak Novan saat Novan mendekatinya untuk ke dua kalinya. Kontan, Novan bertanya-tanya ada apa gerangan? Diman Nabila yang akrab dan ramai itu? Begitu keceawa Novan pun kembali ke tempat awalnya, sambil menggerutu tak jelas apa yang diomongkan.
"Da, kita nggak usah lama-lama ya disini?" kata dia.
"Lho, memangnya kenapa Bil? Biasanya kan kita menghabiskan waktu istirahat kita disini, bersama mereka, tuh lihat tu, Novan kecewa banget tuh sama kamu, apa kamu ngga' kasihan?" tanyaku.
"Udah, biarin aja napa? Kalau gitu aku cabut dulu ya" belum sempat ku jawab, dia dah ngga' kelihatan batang hidungnya lagi. Dalam hati berjejal tanya, "Ada apa dengan Nabila?"
Dan ternyata kejadian yang hampir sama tak hanya terjadi pada waktu istirahat hari ini aja. Esoknya, esoknya lagi dan seterusnya dia pun begitu. Terkadang ku berpikir apakah aku punya salah dengannya, ataukah Novan dan kawan-kawan itu yang punya salah dengan dia. Tapi nyatanya dia tetap baik dan menyapa ketika berpapasan. Lalu kenapa?
Terkadang aku merasa rindu pada Nabilaku yang dulu, yang suka bergaul dan ramai saat ada dia. Kini dia cenderung diam, meski juga tetap bercanda. Tapi terasa kurang Nabila banget gitu.
Hari ini, hari Sabtu. Nabila ngga' masuk. Pastinya hari ini kian sepi. Tapi otakku tetap penuh dengan tanda tanya tentang Nabila. Setelah pulang sekolah nanti ku berencana ingin bermain ke rumahnya. Apalagi sudah lama aku tidak main ke rumahnya, kangen juga sama Ibu' (panggilanku untuk mamanya Nabila).
Ku ajak Novan, Jeki dan Roni nggak ya enaknya? Bagaimanapun juga kami berlima adalah sahabat. Aku tau mereka juga ingin tau ada apa dengan Nabila. Kami sepakat pergi ke rumah Nabil pukul tiga sore nanti.
Detik menumpuk menjadi menit. Menit pun menumpuk menjadi jam. Tibalah pada waktu janjian kita. Sampailah aku dan mereka di depan rumah Nabila. Ku lihat novan dan Roni kurang bersemangat dan agak diselipi rasa takut. Dan seperti bisa jeki selalu senang saat aku ajak bermain ke rumah Nabila. Karena dia bisa melihat saat Nabila tidak memakai jilbab, dan bahkan pakai celana pendek yang bener-bener pendek banget. Trend mode saat ini katanya.
"Assalamu'alaikum"…
"Wa'alaikumsalam" keluar dari dalam rumah seorang perempuan berjilbab. Aku sepertinya kenal dengan perempuan itu. "Subhanallah, Nabila? Engkaukah itu?, Subhanallah, Allahu Akbar". Betapa terkejut dan senangnya hatiku, ternyata kini Nabila berjilbab tidak hanya ketika sekolah saja, di rumah pun kini ternyata juga berjilbab. Ku peluk erat dia, tuk melepaskan bahagiaku. Novan, Jeki dan Roni pun kini tak lagi berani bercanda kelewatan dengannya. Karena kita bukanlah muhrim, jadi memang sudah seharusnya seperti itu.
Dan setelah ku desak saat ku tanya dia pergi kemana waktu istirahat? Ternyata dia pergi ke Mushalla untuk melaksanakan shalat Dhuha. Subhanallah.
"Da… doakan semoga aku bisa istiqomah ya?"
"Tentu Sayang" jawabku.
"Kini aku tak mau lagi berjilbab hanya karena seragam wajib sekolah. Aku berjilbab untuk menutup auratku. Dan semoga hati ini juga berjilbab, biar telindung dari penyakit hati"
"Aminnnnnnnnnn…." Tanpa dikomandu kami berempat kompak mengamini.

Kamis, 26 Maret 2009

SURAT AL-FATIHA SAMPAI SURAT YUSUF (SURAT KE 1-12)

001 Al- Faatihah (Makkiyah 7, ayat ) wav from mediafire 140Kb download 002 Al-Baqarah (Madaniyah 286 Ayat) wav from mediafire19.5 Mb download003 Ali- 'Imran (Madaniyah 200 Ayat) wav from mediafire 12.1 Mb download004 An- Nisaa' (Madaniyah 176 Ayat) wav from mediafire 11.3 Mb download005 Al- Maa-idah (Madaniyah 120 Ayat) wav from mediafire 9.38 Mb download006 Al- An'aam (Makkiyah 165 Ayat)

Rabu, 25 Maret 2009

INDEX Mp3 TARTIL AYAT-AYAT SUCI AL-QUR'AN

SURAT AN-NABAA SAMPAI AN-NAAS (Mp3 JUZ 30)78 An-Nabaa' (Makkiyah, 40 ayat) download from Ziddu 1.93MB79 An-Naazi'at (Makkiyah, 46 ayat) download from Ziddu 1.96 MB80 'Abasa (Makkiyah, 42 ayat) download from Ziddu 1.50MB81 At-Takwiir (Makkiyah, 29 ayat) download from Ziddu 0.98MB82 Al-Infithaar (Makkiyah, 19 ayat) download from Ziddu 730Kb83 Al-Muthaffifin (Makkiyah, 36 ayat) download from

Senin, 23 Maret 2009

MEMELIH NAMA BUAT ANAK SECARA ISLAMI

Buat Ibu dan Ayah Atau calon ibu dan ayah ngk usah pusing deh,mikirin nama buat buah hatinya ..... nih ada list nama-nama anak yang islamilengkap cowok dan cewek . Coba aja baca mungkin bisa membantuDownload fromMEDIAFIRE

DOWNLOAD LINK

FULL DOWNLOAD stats

Sabtu, 21 Maret 2009

KOLEKSI MUSIK Mp3

20 TOP NASYID INDONESIAAlhamdulillah (hawari /Album:Insan Pilihan ) Mp3 download From ziddu 2.36MbAlif Kecil (Snada/Album Satu Dalam Damai) Mp3 download From ziddu 4.00MbCinta (The Fikr/ Album: Cinta) Mp3 download From ziddu 5.25MbDemi Masa (Raihan/ Album: Raihan) Mp3 download From ziddu 4.59mbDoa Perpisahan ( Brathers/ Album: Teman Sejati ) Mp3

Minggu, 15 Maret 2009

LEARNING OBOUT COMPUTER

LEARNING ABOUT COMPUTER

CHAPTER 1



LINK DOWNLOAD
FROM ZIDDU




CHAPTER II
Slide 1 .O {color:black; font-size:149%;} a:link {color:red !important;} a:active {color:#FFCF01 !

PENGANTAR ILMU FALAK

1.1 Pendahuluan Ilmu tajwid menurut bahasa adalah : Memperelokkan atau memperindah sesuatu. Menurut istilah ilmu tajwid adalah : melapazkan setiap hurup dari makhrojnya secara benar serta memenuhi hak-hak setiap hurup. Atau pengetahuan serta kaidah dan cara–cara membaca Al-qur’an dengan sebaik-baiknya serta dengan benar. Dalam mempelajari ilmu

MAKALAH HUKUM LINGKUNGAN

PENGANTAR HUKUM LINGKUNGAN BAB I
PENGANTAR ILMU LINGKUNGAN A PENGERTIAN
a.Pengertian Ekologi
Ekologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu Eikos (rumah) dan logos (ilmu). Istilah ini pertama kali dikemukakan oleh Haeckel seorang ahli ilmu hayat dalam pertengahan dasawarsa 1960. secara harfiyah ekologi dapat diartikan ilmu tentang makhluk hidup dalam rumahnya.
Menurut Soejarni ekologi