Senin, 06 April 2009

(Agnes Monica) Teruskanlah

pernahkah kau bicara tapi tak didengartak dianggap sama sekalipernahkah kau tak salah tapi disalahkantak diberi kesempatanreff:kuhidup dengan siapa ku tak tahu kau siapakau kekasih ku tapi orang lain bagikukau dengan dirimu saja kau dengan duniamu sajateruskanlah teruskanlah kau begitukau tak butuh diriku aku patung bagimucinta bukan kebutuhanmuback to reffkau dengan dirimu saja kau dengan

CAHAYAMU

Sendiri Menyepi .Tenggelam Dalam Renungan .Mungkin Salah, Mungkin Ku Tersesat ,Mungkin Dan Mungkin Lagi .Ingin Aku Menagis MenyesaliDiri Mengapa Terjadi .Sampai Kapan Aku Begini .ResahTak Bertepi .Ingin Aku Kembali Pada CahayamuYang Sempat Menyala Dan Menerangi Hidupku .Aku Ingin Cahayamu ,Benderang Dalam Hidupku Lagi .

INGIN BERSAMAMU

bila esok aku tak bisa melihat lagi .maka snyummu lah yang ingin aku lihat untuk yang terakhir kali .bila esok bibir ini tak bisa berucap lagi .maka rasa sayanglah yang ingin aku ucap untuk yang terakhir kalidan bila esok raga ini tak lagi bernyawamaka aku akan memohon agar saat aku tertiduruntuk selamanya , aku ingin bersamamu .

Kamis, 02 April 2009

Demi Cinta (Kerispatih)

E Bmaaf kutelah menyakitimuC#m Aku telah kecewakanmuE Bbahkan kusia2kan hidupkuC#m Adan kubawa kau sperti dirikuF#m Bwalau hati ini trus menangisE Amenahan kesakitan iniF#m B Etapi kulakukan semua demi cintaE Bakhirnya juga harus kurelakanC#m Akehilangan cinta

Dewi Malam (OST Jomblo)

C Am dewi malam ku pinta F Em D# Dm seorang wanita pada pasirC Amdengan butirnya F Am Fwajahmu terukirC pergi menghamba jawab Am F Cpada air di dalamnya C F G C Am Fku rasa hangatmu mengalirC Amkau datang dengan angin tak terasa F Ckau

Keberanian

Keberanian yang terpuji adalah didasari ilmu dan perhitungan, bukan tatawwur (nekat dan ngawur). Karena itu, orang yang kuat dan perkasa adalah orang yang mampu mengendalikan diri ketika marah hingga dapat melakukan yang mengandung kemaslahatan dan meninggalkan yang tidak mengandung maslahat. Sedangkan orang yang emosional bukanlah pemberani dan juga bukan orang kuat. (Imam Ibnu Taimiyah)

bendera lusuh

orang tua kita telah merajut
selembar kain sakral
agar kita bisa berlindung dari padanya
agar kita bisa bebas dari padanya
agar kita bisa tertawa dari padanya
namun kita tak sadar telah melemparkan kain itu
ke dalam comberan ego dan nafsu
meletakkannya dalam dinding keangkuhan dan keserakahan

orang tua kita merajut dengan benang nyawa
di bawah langit nan pekat
karya : atho'urrohman