Tampilkan postingan dengan label pontren. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pontren. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Maret 2011

Daftar Link Pondok Pesantren

alfalah doc
Keperluan untuk mengakses ilmu bisa kita lakukan salah satunya adalah dengan browsing di internet. Sekarang ini sudah banyak Pondok Pesantren yang memanfaat internet untuk memperluas jangkauan dakwahnya atau pun hanya untuk sekedar bersosialisasi dengan lembaga lain. Baik itu pondok modern maupun pondok salafy. Posting ini bertujuan untuk memudahkan anda menemukan sebagian blog dan website pondok pesantren yang ada. Semoga bermanfaat.

  1. PondokPesantren.Net
  2. PP. Darunnajah
  3. Langitan.Net
  4. Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam Surakarta
  5. Darul Ulum Jombang
  6. Pondok Pesantren Imam Bukhari
  7. Pondok Pesantren Tebuireng Jombang
  8. LIRBOYO
  9. NURUL JADID
  10. DARUNNAJAH CIPINING
  11. Assalam Bangilan Tuban 
  12. Pondok Buntet Pesantren - Cirebon
  13. Pondok Pesantren Sidogiri Online
  14. Pondok Pesantren Al-Khoirot
  15. Pondok Pesantren Assalaam - Subang - Jawa Barat
  16. Pondok Modern Darussalam Gontor
  17. www.pesantrenmodernsahid.or.id
  18. ponpes-almunawwar.blogspot.com
  19. www.pesantrenvirtual.com
  20. www.pppa.or.id 
  21. Pondok Pesantren Al-Muayyad Mangkuyudan 
  22. Situs Resmi Pondok Pesantren Al Munawwir, Krapyak, Yogyakarta 
  23. www.pesantrenalaziziyah.com 
  24. Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak 
  25. www.almukmin-ngruki.com 
  26. qomaruddin.com 
  27. alhikam.com 
  28. www.assaadah.com 
  29. darunnajah3.com 
  30. www.daaruttauhiid.org 
  31. www.nuruliman.or.id 
  32. www.thohiriyyah.com 
  33. www.ponpesbibaafadlrah.or.id 
  34. www.ponpesdarussholihin.com 
  35. www.ppwalisongo.or.id 
  36. www.pesantren-latansa.sch.id 
  37. www.al-basyariyah.or.id 
  38. pondoktremas.com 
  39. www.daraltauhid.com 
  40. pesantrenibnuabbas.org 
  41. www.attaqwaputri.sch.id 
  42. www.ppalanwar.com 
  43. Pondok Pesantren Darul Amanah 
  44. www.ppdarulhasan.com 
  45. Pondok Pesantren Modern Berjiwa Salafiyah 
  46. www.ppalfateh.com 
  47. www.nurulummah.com 
  48. Pondok Pesantren Babul Khairat Lawang Malang Indonesia 
  49. Pondok Pesantren Ar-Rahman - Sukabumi 
  50. www.ponpeskarangasem.com 

Minggu, 06 Februari 2011

JOB DESCRIPTION PENGURUS PONDOK PESANTREN WASILATUL HUDA

JOB DESCRIPTION
PENGURUS PONDOK PESANTREN WASILATUL HUDA
PERIODE 2010-2011

1. KETUA UMUM

• Sebagai pengemban amanat dari Pengasuh Pondok Pesantren Wasilatul Huda.• Sebagai penanggung jawab seluruh kegiatan pesantren.
• Memimpin, mengkoordinasi, mengambil kebijakan dalam kegiatan pesantren.
• Melakukan pengambilan keputusan dengan tetap memperhatikan saran dan pendapat seluruh santri Pondok Pesantren Wasilatul Huda.
• Mewakili Pondok Pesantren Wasilatul Huda.dalam setiap kegiatan keluar.



2. KETUA I & II (Putra & Putri)


• Membantu Ketua Umum dalam setiap menjalankan seluruh kegiatan pesantren.
• Bertanggung jawab dalam mengkoordinir pelaksanaan peribadatan dan pendidikan dilingkungan Pondok Pesantren Wasilatul Huda.
• Secra periodik mengevaluasi dan memperbaiki sistem pendidikan di Pondok Pesantren Wasilatul Huda.
• Mengkoordinir Seksi Keamanan, Kebersihan, Jamaah, Mengaji, Kesenian, dan Belajar.
• Mewakili Ketua Umum jika berhalangan.(Khusus Ketua I)
• Bertanggung jawab terhadap ketua umum.

3. SEKRETARIS UMUM
• Membantu Ketua Umum, Ketua I dan Ketua II, dalam administrasi pesantren.
• Menginventarisir administrasi Pengurus Pondok Pesantren Wasilatul Huda.
• Bertanggung jawab terhadap mekanisme operasional administrasi kesekretariatan.
• Bersama-sama dengan Dewan Ketua menentukan pelaksanaan dan agenda rapat pengurus Pondok Pesantren Wasilatul Huda.
• Mewakili Dewan Ketua jika berhalangan hadir.
• Bertanggung jawab terhadap Ketua Umum.

4. SEKRETARIS I & II (Putra & Putri)
• Membantu Sekretaris dalam menjalankan mekanisme operasional administrasi pesantren.
• Mewakili Sekretaris jika berhalangan.
• Bersama Sekretaris bertanggung jawab terhadap semua operasional yang berhubungan dengan administrasi pesantren.
• Mendokumentasi semua kegiatan Majelis Santri secara keseluruhan.
• Bertanggung jawab terhadap Sekretaris Umum.

5. BENDAHARA
• Memegang kebijakan umum di dalam pengelolaan dan pengaturan mekanisme keuangan atas persetujuan Ketua Umum.
• Mengatur, menyimpan dan mencatat sirkulasi keuangan Pesantren.
• Melakukan sirkulasi keuangan secara berkala sebulan sekali kepada Ketua Umum dan dilanjutkan kepada seluruh santri.
• Bertanggung jawab kepada Ketua Umum.

6. SEKSI KEAMANAN
• Sebagai koordinator dalam menciptakan lingkungan pesantren yang aman dan tertib.
• Melakukan kebijakan atas keamanan dan ketertiban pesantren.
• Bersama semua pengurus berwenang dalam memberikan sanksi kepada santri yang kurang mentaati tata tertib.
• Bertanggung jawab kepada Ketua Umum.

7. SEKSI KEBERSIHAN
• Sebagai koordinator dalam menciptakan lingkungan pesantren yang bersih dan indah.
• Bertanggung jawab atas kebersihan dan keindahan pesantren.
• Bertanggung jawab kepada Ketua Umum.

8. SEKSI JAMAAH
• Mengaktifkann kegiatan jamaah.
• Bertanggung jawab terhadap berjalannya aktivitas jamaah.
• Bertanggung jawab kepada Ketua Umum.

9. SEKSI MENGAJI
• Mengaktifkan kegiatan mengaji.
• Bertanggung jawab terhadap berjalannya aktivitas mengaji.
• Bertanggung jawab kepada Ketua Umum.


10. SEKSI KESENIAN
• Bertanggung jawab atas kegiatan seni islami di Pondok Pesantren Wasilatul Huda..
• Bertanggung jawab atas pengadaan dan pemeliharaan semua perlengkapan kesenian.
• Bertanggung jawab kepada Ketua Umum.

11. SEKSI BELAJAR
• Mengaktifkan kegiatan belajar.
• Bertanggung jawab atas kegiatan belajar santri.
• Bertanggung jawab kepada Ketua Umum.

Selasa, 11 Januari 2011

Jadwal Pelajaran Madin

Untuk seluruh santriwan-santriwati Madin Wasilatul Huda, berikut ini adalah jadwal pelajaran Tahun Pelajaran 2010/2011.

Klik disini saja untuk melihatnya.


Daftar Santri Madrasah Diniyah

Berikut ini adalah  data santriwan dan santriwati Madrasah Diniyah Wasilatul Huda Dukohkidul Tahun Pelajaran 2010/2011.

Untuk melihatnya silakan Klik di sini
 

Sabtu, 12 September 2009

Adab Duduk

ADAB DUDUK

Seorang anak bisa diketahui apakah dia berakhlaq atau tidak dari cara dia bergerak atau diam. Maka ketika kamu duduk, ikutilah nasihat-nasihat berikut ini.
1. Duduklah dengan bagus.
Duduklah dengan lurus dan tenang. Dan janganlah kamu membelokkan kepala atau badan kamu, atau menjuluirkan kakimu ke depan, dan janganlah kamu menekuk-nekuk jari tangan dan kakimu (Ben muni jethut), dan jangan memotong kuku di depan orang banyak. Dan jika kamu duduk di atas kursi, jangan lah kamu melipat kaki, dengan menaruh salah satu kakimu di atas kakimu yang lain dan janganlah kamu menggerak-gerakkannya. Dan jika kamu ingin memanggil seseorang, janganlah kamu memanggil dengan gerakan jari atau kepalamu, tetapi panggillah dia dengan suaramu yang pelan dan sopan, dan janganlah kamu bercanda dengan canda yang tidak patut, atau tertawa tanpa sebab, atau memperbanyak bercanda dan tertawa.
Dan jangan lah kamu berbicara dengan suara keras, atau mengumpat, menjelek-jelekkan dan menyebar aib orang lain. Sebagaimana sabda Nabi ” Almujalisu bil amanah”. Dan janganlah kamu berbohong untuk membuat orang lain tertawa. Nabi bersabda ” Celakalah orang yang bercerita dengan cerita bohong untuk membuat orang-orang tertawa, celakalah dia, celakalah dia.”
2. Dan jagalah sikap kamu ketika duduk.
Jika kamu berada di majlis yang tenang dan gembira, maka gaulilah mereka dengan tenang dan gembira. Dan jika kamu berada di majlis yang sedang sedih, maka tunjukkanlah rasa belasungkawa kamu. Dan janganlah kamu tertawa di majlis yang sedih, atau bersedih di majlis yang sedang gembira.
Dan berilah tempat bagi mereka yang mau duduk. Dan bergaullah dengan teman dudukmu dengan sikap yang baik, murah senyum dan memperhatikan apa yang dia bicarakan. Jangan mengganggu mereka, tetapi mulyakanlah semua yang ada di majlis itu, terutama kepada orangtuamu, gurumu dan semua orang yang lebih tua dari kamu. Maka berdirilah ketika mereka datang, berilah mereka tempat di depan dan kamu mengmbil tempat agak belakang.
3. Dan ketika kamu masuk ke suatu majlis, maka ucapkanlah salam dan kemudian menyalami orang yang ada di dalam majlis itu satu persatu. Dan mulailah dari sisi kanan. Dan apabila kamu hendak keluar ucapkan salam juga.
4. Dan jangan sekali-kali kamu mengambil tempat duduk orang lain, dan menyuruh orang itu pindah ke tempat lain, karena itu adalah haram. Ketika ada salah seorang berdiri dari tempatnya, dan kamu duduk di tempatnya, kemudian orang itu kembali untuk duduk di tempat itu lagi, maka berikanlah tempat itu padanya, karena dia lebih berhak untuk duduk di situ.
5. Dan janganlah kamu memisahkan dua orang yang sedang berbicara, dengan duduk diantara keduanya, kecuali mendapatkan izin dari mereka.
6. Apabila majlis telah penuh, maka janganlah kamu memaksakan diri untuk masuk ke dalam majlis itu, kecuali kalau kamu melihat ada tempat yang masih kosong di dalamnya.
7. Dan janganlah kamu duduk di tengah-tengah majlis, karena orang yang duduk di tengah majlis itu dilaknat. Karena kalau kita duduk di tengah-tengah, tentu ada salah satu dari mereka yang kita belakangi, dan itu bisa menyakitkan hati orang itu.
8. Usahakanlah untuk duduk menghadap qiblat. Karena sebaik-baik majlis adalah yang menghadap qiblat.
9. Pilihlah majlis yang baik, yang bermanfaat untuk urusan agamamu dan duniamu. Dan jauhilah majlis yang jelek, majlis yang di dalamnya hanya bersenda gurau dan tidak mengingatkan kita pada Allah. Karena kalau kita berada di majlis itu, kita diibaratkan seperti bangkai himar, dan kelak di akhirat nanti akan merugi.
10. Dan jauhilah majlis yang di dalamnya teradapat perbuatan-perbuatan munkar. Seperti majlis yang disitu dimainkan alat musik gitar atau disediakan minuman keras. Dan apabila kamu tidak menemukan majlis yang baik, maka sendirian itu lebih baik untukmu.
11. Dan janganlah kamu bergabung dengan orang-orang yang sedang membicarakan sesuatu yang rahasia. Karena nanti kita justeru akan cenderung untuk berusaha mendengarkan dan ingin mengetahui rahasia mereka, sedangkan mereka pasti tidak menginginkan hal itu. Jika itu kita lakukan, maka kelak di akhirat nanti, telinga kita akan di masuki timah yang telah dipanaskan.
12. Dan ketika kamu masuk suatu majlis, pilihlah tempat duduk yang lebih dekat dengan kamu.
13. Ketika kamu hendak duduk di dalam masjid, maka niatkanlah i’tikaf, agar kita memperolah pahala. Dengan menepati adab di dalam masjid. Dan jangan lah kamu bercanda di dalam masjid, atau membuat kegaduhan di dalamnya, sehingga mengganggu orang-orang yang sedang shalat. Tetapi akan lebih baik jika kamu sibukkan diri dengan membaca Qur’an, berdzikir atau membaca shalawat. Dan jangan sekali-kali membicarakan urusan dunia di dalam masjid, apalagi membicarakan hal-hal yang diharamkan. Karena itu bisa menghapus pahala kita, seperti hewan-hewan yang memakan rerumputan.
14. Janganlah kamu melangkahi bahu orang-orang yang sudah duduk sebelum kamu, kecuali kamu melihat ada tempat kosong di shaf depan.
15. Hindarilah kebiasaan-kebiasaan jelek ketika kamu duduk di dalam suatu majlis. Seperti memasukkan jarimu ke dalam telingamu, hidungmu atau mulutmu. Atau sibuk membersihkan gigimu. Dan ketika kamu membuang ingus, buanglah dengan sapu tangan, dan jangan melakukannya langsung dengan tanganmu, dan dengan suara yang tidak keras. Dan ketika kamu batuk, maka tutupilah mulutmu dengan sapu tanganmu, agar tidak menular kepada orang lain. Dan ketika kamu menguap maka tutupilah dengan tangan kirimu bagian luar.

Adab Berjalan

ADAB BERJALAN

Sesungguhnya ada adab atau tatakrama ketika kita berjalan, wahai anak-anak yang mulia, supaya kita selamat dari hal-hal yang tidak kita inginkan dan hidup secara terhormat diantara sesama manusia.
1. Dahulukanlah kaki kiri ketika kamu keluar dari rumah dan mengucapkan doa bismillahi tawakkaltu ’alallohi walaa haula wa laa quwwata illaa billaahil ’aliyyil ’adhim.dan berjalanlah untuk hal-hal yang bermanfaat bagi kau sendiri maupun orang lain, dan jangan berjalan untuk tujuan maksiat atau untuk mendzalimi seseorang. Karena sesungguhnya kakimu, sebagaimana anggota badanmu yang lain, adalah amanah untukmu, dan akan bersaksi dengan apa saja yang kamu lakukan kelak di hari qiyamat.
2. Hendaknya kamu berjalan dengan kecepatan sedang. Tidak terlalu cepat dan tidak terlalu pelan. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW ”Jalan yang cepat itu menghilangkan kewibawaan seseorang”. Tetapi ketika kita memiliki suatu keperluan yang menuntut kita untuk berjalan cepat, maka kita diperbolehkan untuk berjalan cepat. Di dalam sebuah hadits deceritakan Nabi bersabda ” Di waktu shalat ashar, maka cepatlah”. Lalu Nabi masuk rumah, maka orang-orang pun kaget dengan ketergesa-gesaan Nabi. Lalu Nabi bersabda ”Saya ingat dengan lantaan emas yang saya miliki, maka saya benci jika itu menghalang-halangi. Lalu saya perintahkan untuk membaginya”.
3. Dan janganlah engkau berjalan dengan satu sandal. Hendaklah kita berjalan dengan ke dua sandal (sepasang), dan ketika melepas, lepaslah keduanya. Dan janganlah berjalan di muka bumi dengan kesombongan, atau berjalan berlenggang-lenggang untuk menunjukkan kegagahanmu. Didalam sebuah hadits diceritakan Nabi SAW melihat Abi Dujanah, dan dia berjalan dengan sombong di antara dua barisan di dalam perang uhud. Maka Nabi bersabda Sesungguhnya ini adalah jalan yang Allah membencinya kecuali di tempat ini. Dan di dalam hadits lain diceritakan ”Diantara banyak laki-laki berjalanlah salah seorang diantaranya dengan mengagumi dirinya sendiri, serta sambil menyisir rambutnya dan melenggang-lenggang (dengan sombong), tiba-tiba Allah menjerumuskannya di dalam tanah, maka dia terkubur di dalam tanah itu sampai hari qiyamat.
4. Dan janganlah kita menggeleng-gelengkan kepala tanpa tujuan yang jelas, atau bergerak dengan gerakan yang tidak patut, lebih-lebih menirukan gerakan wanita. Nabi Muhammad SAW benar-benar melaknat kepada orang-orang laki-laki yang meniru wanita. Dan janganlah kita dengan sengaja memandang ke arah jendel-jendal atau pintu-pintu rumah orang lain, atau kepada wajah-wajah orang yang sedang berjalan maupun yang sedang berkendara, khususnya kepada wanita lain yang bukan muhrim kita, karena pandangan itu bisa menimbulkan syahwat di dalam hati kita, dan juga bisa menimbulkan pikiran rusak (piktor_pikiran kotor) dan lebih jauh lagi bisa menimbulkan maksiat perzinahan, yang merupakan salah satu dari dosa besar. Dan mintalah perlindungan kepada Allah dari melakukan dosa-dosa besar tersebut. Dan janganlah kita berjalan diantara dua perempuan, karena dikhawatirkan kita akan melihat atau memegang wanita yang bukan muhrim itu.
5. Dan ketika kamu melihat masyarakat yang sedang bertikai atau tidak rukun, maka rukunkanlah mereka jika kamu mampu, karena setiap mukmin itu adalah saudara, maka ciptakanlah kerukunan diantara saudara-saudaramu itu. Nabi bersabda kepada para sahabat :”Apakah saya tidak pernah mengabarkan tentang sesuatu yang lebih utama dari derajat puasa, shalat dan shadaqah? Para sahabat menjawab iya. Lalu Nabi bersabda:”Mendamaikan orang-orang yang sedang bertikai”. Karena kerusakan yang ditimbulkan akibat pertikaian adalah bukan hanya sekedar putusnya rambut, melainkan putusnya agama. (Atau lepasnya agama, dari kehidupan kita, karena kita sudah tidak lagi mendengarkan peraturan agama). Jika kita tidak mampu mendamaikan mereka, maka menjauhlah dari mereka dan jangan berteman (memihak salah satu dari mereka) atau memberikan mereka kesempatan untuk terus bertikai.
Dan begitu juga ketika kita berada diantara orang-orang yang bercanda-canda, atau membicarakan hal-hal yang tidak patut, atau pembicaraan mereka menyakiti hatimu, maka menjauhlah dari mereka dan jangan perdulikan mereka.
6. Dan ucapkanlah salam ketika kamu bertemu dengan seseorang, meskipun kamu tidak kenal. Seorang laki-laki bertanya kepada Nabi : Bagaimanakah islam yang bagus itu? Nabi menjawab :”Memberikan makan, mengucapkan salam kepada orang kamu kenal dan yang tidak kamu kenal”. Dan hendaknya kamu bertemu dengan mereka dengan wajah yang murah senyum. Dan juga disunnahkan untuk bersalaman dengan mereka. Dan di dalam sebuah hadits diceritakan ”Tidak ada dari orang-orang islam yang saling bertemu kemudian mereka bersalaman kecuali diampuni dosa keduanya sebelum mereka berpisah. Dan jika kamu berjalan dengan orang yang lebih tua dari kamu, maka hendaknya kamu berada di sebelah kirinya (dia berada di sebelah kanan kamu), dan mundurlah sedikit. Dan janganlah kamu suka berjalan dengan seseorang di belakangmu, dan janganlah kamu benci jika ada seseorang yang berjalan di depanmu. Karena yang demikian itu adalah perilaku orang-orang yang sombong.
7. Dan ketika kamu berjalan, pilihlah jalan yang tidak bersih, agar kamu tidak terkena kotoran-kotoran, dan jauhilah jalan yang bisa membuat kamu terpeleset, dan janganlah kamu berjalan di jalan yang sempit yang kotor (jalan pintas) walaupun jalan itu bisa membuatmu lebih cepat sampai pada tujuanmu. Karena hal itu terkadang membuatmu mencium yang bau, atau memandang hal-hal yang tidak baik. Dan janganlah kamu berjalan di tempat yang ramai, akan tetapi jika kamu harus melewatinya, maka jagalah barang-barang yang kamu bawa, baik buku-buku ataupun uang agar tidak hilang. Dan berhati-hatilah.
8. Dan jangan sekali-kali kamu berjalan dengan kedua tangan berada di pinggang kamu (malangkerik) karena yang demikian itu adalah perilaku orang-orang yang sombong, dan perbuatan iblis, dan perbuatan kaum yahudi di dalam sembahyang mereka. Dan janganlah kamu berjalan sambil makan atau sambil nyanyi-nyanyi, atau mengeraskan suaramu, atau berhenti di tengah jalan untuk melihat hal-hal yang tidak berguna, atau untuk menghalang-halangi orang yang berjalan. Karena kesemua itu bukanlah akhlaq yang baik untuk orang yang sedang berjalan.
Dan jika kamu bertemu dengan teman kamu, maka janganlah kamu semena-mena, atau menghentikannya tanpa tujuan yang jelas. Dan jika bertemu dengan orang yang membutuhkan, maka bantulah dia. Atau jika bertemu dengan orang yang tersesat maka tunjukkanlah arah yang benar, atau jika kamu bertemu dengan orang buta, maka tunjukkanlah jalan yang benar, lebih baik lagi tuntunlah orang buta itu sampai ke tujuannya. Nabi bersabda ”Barang siapa yang menuntun orang buta sebanyak empat puluh langkah, maka wajib baginya surga”. Dan jika kamu hendak berjalan, janganlah kamu tergesa-gesa, tengoklah kanan kiri dulu biar selamat dari kecelakaan.
9. Dan jangan lah kamu buang hajat (kencing atau berak) di tengah jalan, seperti yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak berakhlaq dan tidak mau menjaga kesehatan umum. Di dalam hadits dikatakan ”Barang siapa menyakiti kaum muslimin di jaan mereka, maka wajib baginya laknat dari kamu muslimin itu”. Tetapi sebaliknya, buanglah dari jalanhal-hal yang bisa menyakiti orang yang lewat di situ. Dan Nabi juga bersabda ”Saya benar-benar bertemu dengan seorang laki-laki yang mondar-mandir di surga karena sebuah pohon yang dia potong dari atas jalan, yang (pohon itu) bisa menyakiti kaum muslimin”.
10. Dan jika kamu hendak masuk rumah, dahulukanlah kaki kananmu. Ucapkanah salam. Dan jika tidak ada seseorang di rumah ucapkanlah Assalamu alaina wa alaa ibaadillahish sholihin. Dan berdoalah.

Pengantar

Pengantar

Berikut ini adalah catatan ringkas yang bersumber dari kitab Al-Akhlaq lil banin juz III. Mengingat pentingnya akhlaq bagi kita, maka kami menganggap penting untuk membuat ringkasan ini. Memang akhlaq ini ditujukan untuk banin wal banat, akan tetapi tidak menutup kemungkinan juga berlaku bagi yang sudah dewasa, namun belum mengerti tentang tatakrama.
Kitab ini ditujukan pada anak kecil, mengingat bahwa ketika waktu kita masih kecil, kita tidak diajari bagaimana kita berakhlaqul karimah, maka ketika dewasa pun kita tidak akan jauh berbeda dengan semasa masih kecil. Oleh karena itu pembentukan karakter atau sifat dan atau akhlaq ini penting untuk dilakukan kepada anak semasa masih kecil.
Di dalam literature bahasa jawa kita juga sudah mengenal dengan istilah tepasliro,, yang berarti bahwa segala sesuatu itu kita kembalikan pada diri kita sendiri. Jika kita dicubit terasa sakit, dan tentu kita tidak mau dicubit, maka janganlah kita melakukannya kepada orang lain. Dan jika kita senang ketika kita diperlakukan baik oleh orang lain, maka hendaknya kita dengan senang hati melakukannya kepada orang lain. Jadi Tepaslira ini mengandung makna yang sangat luas dan mendalam dalam hal kita mengamalkan akhlaqul karimah ketika kita berhubungan dengan sesama.
Pentingnya berakhlaqul karimah ini juga diperkuat oleh sabda Nabi “Sesungguhnya aku diutus adalah untuk menyempurnakan semulya-mulyanya akhlaq.
Berdasarkan dari beberapa hal tersebut diatas, kami berniat untuk menghadirkan ringkasan kecil ini. Semoga bermanfaat bagi kita dan kita ajarkan pada anak cucu kita. Sehingga bangsa kita kembali menjadi bangsa yang berbudhi pekerti luhur dan menjadi bangsa yang mendapatkan ridha dari Allah SWT. Amin.
Penyusun


Atho’urrohman

Jumat, 24 April 2009

hak dan kewajiban santri

HAK DAN KEWAJIBAN
SANTRIWAN DAN SANTRIWATI PON-PES WASILATUL HUDA
DUKUHKIDUL NGASEM BOJONEGORO WASILATUL HUDA

A.HAK-HAK SANTRI
- Santri berhak menerima pelajaran selama dipondok
- Santri berhak menyampaikan kritik dan saran
- Santri berhak mendapatkan rasa aman dan nyaman
- Santri berhak mendapatkan bimbingan
- Santri berhak menggunakan fasilitas pondok
- Santri berhak mendapatkan perlakuan yang layak dan manusiawi


B. KEWAJIBAN SANTRI
- Santri berkewajiban menjaga nama baik almamater pondok
- Santri berkewajiban melaksanakan semua jadwal yang berlaku
- Santri berkewajiban mematuhi peraturan tatatertib pondok
- Santri berkewajiban menjaga keamanan,kenyamanan dan ketentraman lingkungan pondok
- Santri berkewajiban menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan pondok
- Santri berkewajiban ikut serta memajukan perkembangan opondok
- Santri berkewajiban menerapkan tatakrama yang baik


TATATERTIB PONDOK PESANTREN
W A S I L A T U L H U D A
DUKUHKIDUL NGASEM BOJONEGORO

KEGIATAN

- Mengikuti sholat berjama’ah

- Mengikutio pengajian sesuai jadwal

- Mengikuti kegiatan LES/kursus

- Mengikuti ritinan tahll dimakom

- Melaksanakan kegiatan belajar/takror

- Mengikuti ekstrakurikuler pondok

- Melaksanakan dan mengikuti jadwal kegiatan yang berlaku

KEAMANAN

- Izin kepada pengasuh/pengurus sebelum/sesudah pulang
- Dilarang mengmbil / mencuri barang orang lain
- Apabila menemukan sesuatu yang berharga segera melaporkan kepada pengurus
- Dilarang melakukan sesuatu yang sekiranya menimbulkan fitnah
- Segera melaporkan apabila adanya tindakan krininal
- Dilarang melakukan tuindakan yang sekiranya menimbulkan kegaduhan dilingkungan pondok
KEBERSIHAN
- Menjaga kebersihan,kerapian dan ketertiban lingkungan pondok
- Menghindari tindakan-tindakan sekiranya yang merusak dan kotor
- Melaksanakan jadwal piket sesuai yang berlaku
- Peduli pada limgkungan bersih
- Mengikuti kegiatan Ro’an

Ketua pondok



M.Ato’urrohman