Penggunaan insektisida seperti DDT (Dichloro Diphenil Trichonethan) oleh parapetani, untuk memberantas
Pembuangan sampah organic maupun yang anorganic yang dibuang kesungaiterus-menerus, selain mencemari air, terutama dimusim hujan ini akanmenimbulkan banjir. Belakangan ini musibah karena polusi air datang seakantidak terbendung lagi disetip musim hujan. Sebenarnya air hujan adalah rahmat.Akan tetapi rahmat dapat menjadi ujian apabila kita tidak mengelolanyadengan
benar.
Jika kita amati, air adalah unsur alam yang penting bagi manusia dengan sifatmengalir dan meresapnya. Apabila jalur-jalur alirannya terganggu dan lahanresapannya terbatas, air akan mengalir kesegala penjuru mengisi ruang-ruangyang paling rendah. Akhirnya terjadilah banjir. Karena itu yang disebut polusiair karena banyak kita yang kurang disiplin, misalnya dalam kebersihanlingkungan dan membuang sampah sembarangan.
Musibah banjir dapat terbagi dua akibat polusi air antara lain :
1. Banjir bandang (banjir besar), terjadi akibat air meluap dari jalur-jaluraliran (sungai) dengan volume air yang besar.
2. Banjir genangan yaitu banjir local (setempat) akibat tergenangnya /terkonsentrasinya air hujan disuatu daerah yang saluran air (arainase) danlahan resapannya terbatas. Akibatnya dalam waktu tertentu (temporer) air akanmengalir disekitar lingkungan rumah kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar