Jumat, 01 Juli 2011

Agama Islam di Afganistan



Afganistan adalah negara Republik di AsiaTengah. Pada tahun 1991, Afganistan berpenduduk 16.922.000 dan 99 % beragamaIslam. Bahasa tresminya adalah Pushu, ibukotanya Kabul dan mata uangnya Afgani.
Agama Islam masuk ke Afganistan, yaitisejak masuknya Asim bin Umar Affamini pada masuk Khalifah Umar bin Khattab.Pada masa Khalifah Usman bin Affan, Islam telah masuk ke Kabul, dan pada tahun 870 M Islam telahmengakar di seluruh negeri Afganistan. Perkembangan Islam di Afganistanselanjutnya berjalan dengan pesat, tidak ada hamnbatan-hambnatan, dengan buktipenduduk Afganistna 99 % beragama Islam.

Agama Islam sangat berpengaruh dalamsegala aspek kehidupan mereka dan apabila hal ini terusik, maka mereka akanmarah dan terus berjuang untuk mempertahankannya seperti yang kita lihat dalamperjuangan gerliyawan muslim mujahidin menentang pemerintah yang prokomunis.Terjadinya perang saudara di Afganistan disebabkan masuknya pengaruh Amerikadan Uni sofyet (komunis) ke Afganistan.
Pada tahun 1933 muhammad Zahir Syah naiksebagai raja, kemudian Amerika Serikat da Uni Sofyet berusaha menanamkanpengaruhnya. Tahun 1953, Raja Zahir mengangkat Muhammad Daud (kader komunis)sebagai perdana menteri. Melihat keadaan seperti ini, umat Islam menilai bahwapemerintah Afganistan telah jauh menyimpang dari ajaran Islam. Kemudian umatIslam mulai bergerak, yaitu dengan munculnya organisasi Perjuangan GabunganMuslim yang bernama ”Juanan Muslim” kemudian pada tahun 1968 berubah namamenjadi Al-Jamiah Al-Islamiyah di bawah pimpinan Burhanudin Rabbani.
Uni Sofyet semakin marah melhatperkembangan Islam itu. Kemudian pada tahun 1972 di bawah pengaruh Uni Sofyet,Muhammad Daud menggantikan Zair. Pada tahun 1978 Daud tewas dibunuh dan digantioelh Nur Taraki sebagai Presiden. Pada waktu itu,para ulama mengeluarkan fatwauntuk mengutuk dan mengafirkan Taraki dan mewajibkan perang jihad untukmenggulingkannya. Akibatnya timbul perjuangan mujahidin Afganistan. Kemudianpada tahun 1970 Uni Sofyet memasuki Afganistan dengan membawa presidenbonekanya, Babrak Kamal. Perbuatan itu mendapat kutukan internasional, antaralain Presiden Jimmy Carter yang memboikot Olimpiade Moskwa, dan banyak pendudukyang mengungsi ke Pakistan.Perjuangan mujahidin semakin kuat dengan bergabungnya tujuh organisasi menjadisatu dengan nama ”Persatuan Mujahidin Islam Afganistan” denagn tujuanmenegakkan kalimat Allah SWT. Memerdekakan negara Afganistan dari kekuasaan kafirdan komunis dengan mendirikan pemerintahan Islam di Afganistan. Sebagai komandotertinggi ialah Abdul Rabbani Rasul Saiyat.
Pada tahun 1987 peperangan memuncak,dengan bantuan senjata dari Amerika dan Inggris, dan berakhir dengan Uni Sofyetmenderita kerugian besar. Akhirnya, pada tahun 1989 Uni Sofyet menarik seluruhtentaranya dari Afganistan. Pejuang mujahidin terus melawn pemerintahNajibullah (sejak 1987), karena para ulama mengeluarkan fatwa bahwa rezimtersebut adalah kafir dan mati dalam peperangan melawan rezim adalah matisyahid. Ulama-ulama terkenal yang lahir di Afganistan, Ibnu Hibban Al-Basti(ulama Hadis dan Fiqih: 342 H/952 M), Abu Bakar Ahmad Al-Baihaqi (penulis bukusejarah abad ke-14), dan sebagai penggerak Pan Islamisme (abad 19) diAfganistan bernama Said Jamaluddin Al Afgani.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar