Rabu, 29 Juni 2011

Objek Filsafat



Pada dasarnya filsafat atauberfilsafat bukanlah sesuatu yang asing dan terlepas dari kehidupansehari-hari, karena segala sesuatu yang ada dan yang mungkin serta dapatdifikirkan bisa menjadi objek filsafat apabila selalu dipertanyakan, difikirkansecara radikal guna mencapai kebenaran.
Lapangan kerja filsafat itubukan main luasnya yaitu meliputi segala pengetahuan manusia serta segalasesuatu yang ingin diketahui manusia. E.C.Ewing dalam bukunya Fundamental Questions of Philosophy(1962) yang dikutip oleh UharSuharsaputra (2004) menyatakan bahwa pertanyaan-pertanyaan pokok filsafat(secara tersirat menunjukan objek filsafat)  ialah : Truth (kebenaran), Matter (materi),Mind (pikiran), The Relation of matter and mind (hubungan antara materi danpikiran), Space and Time (ruang dan waktu), Cause (sebab-sebab), Freedom(kebebasan), Monism versus Pluralism (serba tunggal lawan serba jamak), dan God(Tuhan)

Pendapat-pendapat tersebut di atasmenggambarkan betapa luas dan mencakupnya objek filsafat baik dilihat darisubstansi masalah maupun sudut pandang nya terhadap masalah, sehingga dapatdisimpulkan bahwa objek filsafat adalah segala sesuatu yang maujud dalam sudutpandang dan kajian yang mendalam (radikal). Secara lebih sistematis para akhlimembagi objek filsafat ke dalam objek material dan obyek formal. Obyek materialadalah objek yang  secara wujudnya dapatdijadikan bahan telaahan dalam berfikir, sedangkan obyek formal adalah objekyang menyangkut sudut pandang dalam melihat obyek material tertentu.
Menurut Endang Saefudin Anshori(1981) yang dikutip oleh UharSuharsaputra (2004) objek material filsafat adalah sarwa yang ada (segalasesuatu yang berwujud), yang pada garis besarnya  dapat dibagi atas tiga persoalan pokok yaitu : 1). Hakekat Tuhan; 2). Hakekat Alam;dan 3). Hakekat manusia, sedangkan objek formal filsafat ialah usaha mencariketerangan secara radikal terhadap objek material filsafat. Dengan demikianobjek material filsafat mengacu pada substansi yang ada dan mungkin ada yangdapat difikirkan oleh manusia, sedangkan objek formal filsafat menggambarkantentang cara dan sifat berfikir terhadap objek material tersebut, dengan katalain objek formal filsafat mengacu pada sudut pandang yang digunakan dalammemikirkan objek material filsafat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar