Kamis, 30 Juni 2011

Hambatan dan Tantangan dalam Berideologi Pancasila



Dalam masyarakat majemukseperti di Indonesia, terdapat potensi konflik yang besar mengingat adanyaberbagai nilai-nilai yang dianut oleh berbagai kelompok masyarakat, dan hal inidapat pula bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.Untuk itu perlu diketengahkan di sini hambatan dan tantangan, baik itu darinegar sendiri maupun dari luar negeri.

A.) Hambatan
Hambatan muncul karena adanyaperbedaan aliran pemikiran, misalnya:
a.)    Paham individualistis. Negara adalahmasyarakat hukum yang disusun atas kontrak semua individu dalam masyarakat.Disini kepentingan harkat dan martabat manusia dijunjung tinggi. Hak kebebasanindividu hanya dibatasi oleh hak yang sama yang dimiliki individu lain, bukanoleh kepentingan masyarakat.


b.)    Paham golongan (Class Theory).Negara adalah suatu susunan golongan (kelas) untuk menindas kelas lain. Pahamini berhubungan dengan paham materialisme sejarah (suatu ajaran yang bertitiktolak pada hubungan-hubungan produksi dan kepemilikan sarana produksi sertaberakibat pada munculnya dua kelas yang bertentangan, kelas buruh dan kelasmajikan dan semua itu terjadi dan berada dalam sejarah kehidupan manusia).

B.) Bentuk-Bentuk Ancaman
       a.) Isu, penyebaran berita bohong danfitnah atau desas desus dengan
            tujuan tertentu.
       b.) Gejala-gejala negative, antara lainpola hidup konsumtif, sikap
            mental individualistis, pemaksaankehendak, kemalasan, penurunan
            disiplin dan lain lain.                                                                                                                    
       c.) Perbuatan dan tingkah laku yangmengganggu dan melanggar
            hukum.
       d.) Subversi (sabotase, spionase, danlain-lain).


1.2.2.7 Tantangan
A.) Tantangan dari dalam negeri
         a.) Tantangan disintegrasi, adanyaperpecahan-perpecahan yang
             disebabkan tidak puasnyasikap daerah menimbulkan
              permasalahan-permasalahan yangdapat menghancurkan persatuan
              dan kesatuan NKRI, sepertilepasnya Timor Timur pada tahun
              1999.
         b.) Permesta dan pemberontakan-pemberontakan  lainnya sejak jaman
              Revolusi.
         c.) Tantangan dari masalah agama:adanya usaha-usaha yang timbul
              karena keinginan untuk menggantiPancasila dengan simbol-simbol
              keagamaan, antara lain: GerakanRepublik Maluku Selatan (RMS),
              Pemberontakan DI/TII danlain-lain.
         d.) Tantangan dari masalah SARA:adanya perpecahan yang mengatas
               namakan SARA menyebabkanbeberapa peristiwa yang dapat
               menghancurkan Pancasila antara lain: PeristiwaPoso, Peristiwa
              Tanjung Periok, Peristiwa Mei1998, dan masih banyak lagi.

B.) Tantangan dari Luar Negeri
a.) Adanya tantangandari ideologi lain yang ingin mengganti ideologi
     Pancasila dengan ideologi lainnya sepertiideologi Komunisme
     yang berasal dari China dan Soviet. Atauideologi Liberal dalam
     Peristiwa Ratu Adil dan Pembantaian diSulawesi oleh Westerling.
b.) Adanya intervensidari negara lain untuk menghancurkan NKRI
      contohnya privatisasi BUMN atau campurtangan Amerika dalam
      penanganan hukum dan keamanan diIndonesia.
             Oleh karena itu, Pancasila bagaimana pun jugaakan berusaha untuk
Tetap mempertahankan diri darisegala macam tantangan tersebut demi kelangsungan negara Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar