Selasa, 28 Juni 2011

PENGERTIAN /ARTI PROFESI



Istilahprofesi telah dimengerti oleh banyak orang bahwa suatu hal yang berkaitandengan bidang yang sangat dipengaruhi oleh pendidikan dan keahlian, sehinggabanyak orang yang bekerja tetap sesuai. Tetapi dengan keahlian saja yangdiperoleh dari pendidikan kejuruan, juga belum cukup disebut profesi. Tetapiperlu penguasaan teori sistematis yang mendasari praktek pelaksanaan, danhubungan antara teori dan penerapan dalam praktek. Kita tidak hanya mengenalistilah profesi untuk bidang-bidang pekerjaan seperti kedokteran, guru,militer, pengacara, dan semacamnya, tetapi meluas sampai mencakup pula bidangseperti manajer, wartawan, pelukis, penyanyi, artis, sekretaris dan sebagainya.Sejalan dengan itu, menurut DE GEORGE, timbul kebingungan mengenai pengertianprofesi itu sendiri, sehubungan dengan istilah profesi dan profesional.Kebingungan ini timbul karena banyak orang yang profesional tidak atau belumtentu termasuk dalam pengertian profesi. Berikut pengertian profesi danprofesional menurut DE GEORGE: PROFESI, adalah pekerjaan yang dilakukan sebagaikegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian.

PROFESIONAL,adalah orang yang mempunyai profesi atau pekerjaan purna waktu dan hidup daripekerjaan itu dengan mengandalkan suatu keahlian yang tinggi. Atau seorangprofesional adalah seseorang yang hidup dengan mempraktekkan suatu keahliantertentu atau dengan terlibat dalam suatu kegiatan tertentu yang menurutkeahlian, sementara orang lain melakukan hal yang sama sebagai sekedar hobi,untuk senang-senang, atau untuk mengisi waktu luang. Yang harus kita ingat danfahami betul bahwa “PEKERJAAN / PROFESI” dan
“PROFESIONAL” terdapat beberapaperbedaan :
PROFESI :
- Mengandalkan suatu keterampilanatau keahlian khusus.
- Dilaksanakan sebagai suatupekerjaan atau kegiatan utama (purna waktu).
- Dilaksanakan sebagai sumber utamanafkah hidup.
- Dilaksanakan dengan keterlibatanpribadi yang mendalam.
PROFESIONAL :
- Orang yang tahu akan keahlian danketerampilannya.
- Meluangkan seluruh waktunya untukpekerjaan atau kegiatannya itu.
- Hidup dari situ.
- Bangga akan pekerjaannya.
CIRI-CIRI PROFESI
Secara umum ada beberapa ciri atausifat yang selalu melekat pada profesi, yaitu :
1. Adanya pengetahuan khusus, yangbiasanya keahlian dan keterampilan ini dimiliki berkat pendidikan, pelatihandan pengalaman yang bertahun-tahun.
2. Adanya kaidah dan standar moralyang sangat tinggi. Hal ini biasanya setiap pelaku profesi mendasarkankegiatannya pada kode etik profesi.
3. Mengabdi pada kepentinganmasyarakat, artinya setiap pelaksana profesi harus meletakkan kepentinganpribadi di bawah kepentingan masyarakat.
4. Ada izin khusus untukmenjalankan suatu profesi. Setiap profesi akan selalu berkaitan dengankepentingan masyarakat, dimana nilai-nilai kemanusiaan berupa keselamatan,keamanan, kelangsungan hidup dan sebagainya, maka untuk menjalankan suatuprofesi harus terlebih dahulu ada izin khusus.
5. Kaum profesional biasanyamenjadi anggota dari suatu profesi. Dengan melihat ciri-ciri umum profesi diatas, kita dapat menyimpulkan bahwa kaum profesional adalah orang-orang yangmemiliki tolak ukur perilaku yang berada di atas rata-rata. Di satu pihak adatuntutan dan tantangan yang sangat berat, tetapi di lain pihak ada suatukejelasan mengenai pola perilaku yang baik dalam rangka kepentingan masyarakat.Seandainya semua bidang kehidupan dan bidang kegiatan menerapkan suatu standarprofesional yang tinggi, bisa diharapkan akan tercipta suatu kualitasmasyarakat yang semakin baik.
PRINSIP-PRINSIP ETIKA PROFESI :
1. Tanggung jawab
- Terhadap pelaksanaan pekerjaanitu dan terhadap hasilnya.
- Terhadap dampak dari profesi ituuntuk kehidupan orang lain atau masyarakat pada umumnya.
2. Keadilan. Prinsip ini menuntutkita untuk memberikan kepada siapa saja apa yang menjadi haknya.
3. Otonomi. Prinsip ini menuntutagar setiap kaum  profesional memilikidan diberi kebebasan dalam menjalankan profesinya.
SYARAT-SYARAT SUATU PROFESI :
- Melibatkan kegiatan intelektual.
- Menggeluti suatu batang tubuhilmu yang khusus.
- Memerlukan persiapan profesionalyang alam dan bukan sekedar latihan.
- Memerlukan latihan dalam jabatanyang berkesinambungan.
- Menjanjikan karir hidup dankeanggotaan yang permanen.
- Mementingkan layanan di ataskeuntungan pribadi.
- Mempunyai organisasi profesionalyang kuat dan terjalin erat.
- Menentukan baku standarnyasendiri, dalam hal ini adalah kode etik.
PERANAN ETIKA DALAM PROFESI :
• Nilai-nilai etika itu tidak hanyamilik satu atau dua orang, atau segolongan orang saja, tetapi milik setiapkelompok masyarakat, bahkan kelompok yang paling kecil yaitu keluarga sampaipada suatu bangsa. Dengan nilai-nilai etika tersebut, suatu kelompok diharapkanakan mempunyai tata nilai untuk mengatur kehidupan bersama.
• Salah satu golongan masyarakatyang mempunyai nilai-nilai yang menjadi landasan dalam pergaulan baik dengankelompok atau masyarakat umumnya maupun dengan sesama anggotanya, yaitumasyarakat profesional. Golongan ini sering menjadi pusat perhatian karenaadanya tata nilai yang mengatur dan tertuang secara tertulis (yaitu kode etikprofesi) dan diharapkan menjadi pegangan para anggotanya.
• Sorotan masyarakat menjadisemakin tajam manakala perilaku-perilaku sebagian para anggota profesi yangtidak didasarkan pada nilai-nilai pergaulan yang telah disepakati bersama(tertuang dalam kode etik profesi), sehingga terjadi kemerosotan etik padamasyarakat profesi tersebut. Sebagai contohnya adalah pada profesi hukumdikenal adanya mafia peradilan, demikian juga pada profesi dokter denganpendirian klinik super spesialis di daerah mewah, sehingga masyarakat miskintidak mungkin menjamahnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar