Selasa, 28 Juni 2011

Pemanasan Global dan Obral Karbon



Pertemuan para pihak UNFCCC (United Nations Framework Convention onClimate Change) di Bali pada tanggal 3-14 Desember 2007 menjadi perhatianbanyak pihak di belahan dunia. Hajatan yang menghabiskan dana Rp 115 miliar danUS$ 3 juta tersebut dihadiri oleh hampir 10 ribu orang dari 185 negara.
Pemanasan global yang mengakibatkan perubahan iklim telah menyedotperhatian dunia. Kenaikan suhu udara yang kemudian menjadi sebuah ancaman bagikehidupan manusia di muka bumi telah menjadi keresahan banyak pihak. IPCC(Intergovernmental Panel on Climate Change) menyebutkan bahwa bila tidak dilakukanupaya pengurangan emisi gas rumah kaca maka 75-250 juta penduduk di Afrika akanmenghadapi krisis air di tahun 2020. Kelaparan yang meluas akan terjadi di AsiaTimur, Asia Tenggara dan Asia Selatan. Indonesia pun akan menghadapi kehilangansekitar dua ribu pulau kecil akibat kenaikan permukaan air laut. Bencana banjirdan kekeringan menjadi ancaman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar