Selasa, 28 Juni 2011

Pengertian Sumber daya alam



Sumberdaya alam (biasa disingkat SDA) adalah segala sesuatu yang berasal dari alamyang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Sumber dayaalam adalah sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan dankebutuhan hidup manusia agar hidup lebih sejahtera yang ada di sekitar alamlingkungan hidup kita. Sumber daya alam bisa terdapat di mana saja seperti didalam tanah, air, permukaan tanah, udara, dan lain sebagainya. Contoh dasarsumber daya alam seperti barang tambang, sinar matahari, tumbuhan, hewan danbanyak lagi lainnya.
Sumber daya alam, seperti hutan, perairan dan tambang, adalah rahmat Tuhansemesta alam yang harus kita manfaatkan sebaik-baiknya, bukan saja untukgenerasi sekarang tetapi juga untuk generasi yang akan datang. Oleh karena itu,sumber daya alam ini harus dikelola dengan baik dan tepat agar manfaat danhasilnya dapat diperoleh secara maksimal dan lestari.
Kegiatan pembangunan pada umumnya menyangkut pendayagunaan sumber dayaalam. Sumber daya ini beserta lingkungannya merupakan kesatuan sistem ekologisatau ekosistem yang mempunyai manfaat langsung dan tak langsung bagi manusia.Dalam ekosistem sumber daya alam ini manusia merupakan konsumen dan berperanaktif dalam proses produksi dan pengelolaan.

Pengertian sumber daya alam secara lebih mendalam dapat dikaji daribeberapa aspek bidang keilmuan. Kecuali manusia dan hasil rekayasanya yangmenyatu dengan lingkungan, komponen lingkungan lainnya disebut sumber dayaalam. Sumber daya alam dapat juga dikatakan sebagai segala sesuatu persediaanbahan atau barang alamiah yang dalam keadaan sebagaimana ditemukan diperlukanmanusia (Randall, 1987), atau yang dengan suatu upaya tertentu dapat dibuatbermanfaat bagi manusia (Menard, 1974). Dalam keadaan mentah,  sumber daya dapat menjadi masukan ke dalamproses menghasilkan sesuatu yang berharga, atau dapat memasuki proses konsumsisecara langsung sehingga mempunyai harga (Randall, 1987).
Dalam pandangan ekonomi, sumber daya alam ditakrifkan dengan konsepketerbatasan (scarcity). Sesuatu yang tidak terbatas tidak disebutsumber daya. Sumber daya bermakna ganda, yakni kuantitas, kualitas, waktu danruang (Randall, 1987).
Menurut bahan penyusunnya, sumber daya alam terpilahkan menjadi sumber dayamineral (air, tanah, udara, cebakan bahan tambang, cebakan energi) dan sumberdaya hayati (masyarakat hewan dan tumbuhan). Menurut perilakunya padapenggunaan lumrah, ada sumber daya yang terbarukan (air, tanah, udara, masyarakathewan dan tumbuhan) dan ada yang bersifat tak dapat terbarukan (cebakan bahantambang dan energi nuklir). Akan tetapi pada penggunaan yang melewati ambangbatas pemakaian, sumber daya terbarukan dapat berperilaku tak terbarukan dalamhitungan waktu generasi manusia, karena laju penggunaan melampaui lajuperkembangan diri sumber daya alam bersangkutan.
Ø  PengertianLebih lanjut
The World Conservation Strategi tahun 1980 telah menakrifkan konseppembangungan konsep berkelanjutan sebagai “pembangunan yang memenuhi kebutuhankini tanpa menutup kemungkinan generasi mendatang memenuhi kebutuhan mereka”(SCOPE, 1990). Konsep ini dapat dijabarkan dengan diberi konotasi ekonomimenjadi “suatu pola pertumbuhan ekonomi yang memenuhi kebutuhan kebendaan kinitanpa memberikan dampak negatif kepada sumber daya fisik yang ada, yangseringkali berjumlah dan berkemampuan terbatas, sehingga tidak membahayakankapasitas dan potensi pembangunan masa depan untuk memuaskan aspirasi kebendaandan lingkungan kepada generasi yang mendatang (Shindo, 1990).
Konservasi merupakan suatu faktor lanjutan yang mutlak. Dalam hal sumberdaya yang dapat diperbaharui, konservasi menjamin kesinambungan (continuously).Tujuan ini dapat dicapai lewat penggalakan semua prosesmendaur alami dan teknikrekayasa daur ulang limbah dan sisa produksi. Dalam hal sumber daya alam yangtak terbaharukan, konservasi memperpanjang umur guna sumber daya dengan jalanpemakaian yang efisiean dan ekonomis serta menganekaragamkan penggunaannya.
Ø  KonsepKonservasi
Sehubungan dengan sumber daya terbaharukan, konservasi berarti menjaga  sumberdaya menurut asas yang akan dijamin secara abadi manfaat ekonomi, sosial danpsikologi setinggi-tingginya bagi masyarakat (disadur dari Donahue, dkk, 1977).Jadi, konservasi berkaitan dengan fungsi. Hal ini berbeda secara mendasardengan preservasi yang bertujuan mempertahankan bentuk.
Apa yang perlu dikonservasi dan bagaimana menjalankannya bergantung padafungsi yang diharapkan dilangsungkan oleh sumber daya  bersangkutan. Sumber daya lahan untukpertanian memerlukan tindakan konservsi yang berbeda dengan misalnya lahanuntuk perumahan. Perbedaan kebutuhan akan konservasi dapat menyebabkanterbentuknya rencana-rencana yang salign itdak serasi, bahkan penerapan yangsaling berlawanan. Untuk menghindarkan kemungkinan terbentuknya pertentangandan untuk menjamin pengamanan sumber daya secara efektif dari pengurasan danpemburukan, konservasi harus menjadi bagian dari suatu hampiran bernalarterhadap penggunaan sumber daya (Hudson & Notohadiprawiro, 1983).
Konservasi merupakan suatu tindakan  yang terencaan dan terkoordinasi. Konsepkonservasi dan keterlanjutan mengandung petunjuk bahwa pengelolaan ruang danwaktu mendasari segala kehendak atau kegiatan. Perbedaan kesusahan dari penerapan sistem atau teknik konservasi yang berbedadapat dikatakan karena perbedaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar