Aparat diminta cepat tanggap.Berantas IL, jangan beri peluang terjadinya pelanggaran.Ketapang, Pambalakanliar di Kabupaten Ketapang terus berlanjut. Kali ini, kawasan hutan lindungMatan di Desa Pematang Gadung, Kecamatan Matan Hilir Selatan, KabupatenKetapang mulai dirambah para penebang liar. “Aktivitas iniberlangsung kurang lebih dua pekan terakhir di areal hutan produksi lahangambut Desa Pematang Gadung. Sekitar 35 hektar hutan produktif yang akandijadikan hutan lindung, telah dirambah,” kata Abdurahman, Kepala Desa PematangGadung kepada Equator, Selasa (5/8)
Menurut Abdurahman, para penebangliar terbilang nekat dan berani. Tiga buah mesin chainsaw setiap harinyaberoperasi. “Ini hasil laporan masyarakat kepada saya,” kata Abdurahman. DiakuiAbdurahman memang dilematis karena mereka pada mulanya untuk keperluanmasyarakat setempat dan hanya satu buah mesin chainsaw. Tetapi memasuki minggukedua mulai bertambah menjadi tiga unit mesin. “Bahkan sudah mulai ada yangmembuka jalur baru,” kata dia. Diakuinya, sejak Maret 2008 lalu, aktivitasperkayuan di Kabupaten Ketapang sempat terhenti total. Itu setelah Tim MabesPolri turun langsung menggelar operasi pemberantasan. Dari 30 tersangka, sudahempat orang yang dilimpahkan ke persidangan. Menurut Abdurahman, pihak DesaPematang Gadung tidak dapat bertindak karena terbentur alasan klasik. Pihaknyapun sudah pernah memanggil oknum penebang ini. Diharapkan intansi terkaitsegera turun tangan. “Desa sedang mengusulkan agar lahan gambut yang masihsangat lebat hutannya dapat dijadikan lokasi pelepasan satwa liar terutamaorang utan,” kata Abdurahman.
Upaya ini, dikatakan dia, untukmengantisipasi kerusakan hutan yang disebabkan beberapa faktor antara lainpenebangan liar dan penambangan emas tanpa izin. “Kita memang merencanakan menjadikankawasan areal hutan produksi itu menjadi hutan lindung atau mungkin hutanlindung desa. Karena kawasan ini masih banyak menyimpan kekayaan flora danfauna, salah satunya orang utan. Sangat disayangkan jika rusak,” tuturAbdurrahman.
Pemanasan global, kata dia, sedikitbanyaknya dipengaruhi menipisnya hutan. Sebagai tempat persediaan air tanah,maka hutan lindung dapat dijadikan salah satu usaha untuk menekan pemanasanglobal tersebut. Dia juga menilai, pembukaan lahan pertambangan emas di LubukSempok dalam setahun belakangan menjadikan kawasan yang kaya flora dan faunaini mulai terancam. Ditambah lagi, aktivitas illegal logging (IL) yang terusberlangsung. Kawasan ini memang kawasan produktif yang sering dimanfaatkanmasyarakat secara tradisional baik memanfaatkan tumbuh-tumbuhan yang adaseperti kayu dan rotan, juga dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berburu hewan,salah satunya rusa yang masih banyak di kawasan ini,” tambahnya. “Kita sulituntuk bertindak tegas sebab khawatir berbenturan dengan masyarakat, namun kitasudah mengingatkan mereka yang beraktivitas,” ujar dia.
Tris Mulyadi dari LSM CintaNusantara Kabupaten Ketapang meminta kepolisian segera bertindak agar aktivitasIL cepat dihentikan dan ditindak. Yang dikhawatirkan justeru ada upaya membukapeluang bagi pelaku lain. “Masyarakat kita sering latah, jika melihat oranglain aman dalam berbuat pelanggaran seperti IL maka mereka pun ikut-ikutan,”ucap Tris. Supaya kerusakan hutan tidak bertambah parah, Trismenyarankan aparat segera bertindak dan memproses pelakunya hingga dikenakanhukuman setimpal. “Mumpung kegiatannya masih baru maka harus segera diatasi,”harap Tris. (lud)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar